Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Dua Ahli Waris Korban KM Virgo Transport 8

Redaksi
18 Sep 2026 15:53
National 0 29
3 menit membaca

KENDARISATU.ID – PT Jasa Raharja (Persero) kembali menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia dalam insiden KM Virgo Transport 8. Kali ini, santunan diberikan kepada dua ahli waris korban yang berdomisili di Jawa Barat, Jumat (18/9/2026).

Penyerahan santunan dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, didampingi Direktur Utama Jasaraharja Putera Abdul Haris, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Jawa Barat Tamrin Silalahi, Kanit Gakkum Polresta Bandung IPTU Lilim Walim, serta perwakilan Bidang Lalin BPTD Tingkat I Jawa Barat Firman.

Santunan untuk korban Erik Maosul Latip diterima oleh Miming, ayah kandung korban, yang hadir mewakili istri korban selaku ahli waris. Penyerahan turut didampingi Agus Mulyadi, Kepala Desa Situsaeur yang juga merupakan paman korban.

Sementara itu, santunan untuk korban Risyan Kurnia Putra diterima oleh Siti Kirani Nazwatul Fadilah, adik kandung korban, yang hadir mewakili ibu kandung korban selaku ahli waris. Ia didampingi Mahmudin, kakak ipar korban.

Jasa Raharja menyebut penyerahan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan hak-hak korban dan keluarga yang ditinggalkan dapat segera dipenuhi setelah proses identifikasi dan verifikasi data dinyatakan valid.

Hingga 18 September 2026, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan kepada seluruh enam korban meninggal dunia yang telah berhasil diidentifikasi dan diketahui berdomisili di Jawa Barat serta Jawa Timur.

Sesuai ketentuan, setiap korban meninggal dunia memperoleh santunan sebesar Rp50 juta. Selain itu, ahli waris juga mendapatkan manfaat tambahan dari Jasaraharja Putera sebesar Rp20 juta.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan, kelancaran penyaluran santunan tidak terlepas dari koordinasi dan kolaborasi berbagai pihak sejak proses pencarian, evakuasi, pendataan hingga identifikasi korban.

“Sejak proses pencarian dan evakuasi dimulai, kami berupaya melakukan pendataan secara bersama-sama melalui kesiapsiagaan insan Jasa Raharja yang berada di posko, informasi dari keluarga korban, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait,” ujar Awaluddin.

Menurut dia, data dan informasi yang diperoleh kemudian dipadukan dengan sistem serta integrasi data yang dimiliki Jasa Raharja.

Awaluddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang membantu proses pendataan, identifikasi dan verifikasi korban. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar hak keluarga korban dapat segera dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menegaskan, komitmen Jasa Raharja tidak hanya berkaitan dengan penyaluran santunan, tetapi juga pendampingan kepada keluarga korban, termasuk dalam proses penanganan hingga kepulangan jenazah ke tengah keluarga.

“Ini adalah duka kita bersama. Kami memahami bahwa situasi ini tidak mudah bagi keluarga korban. Santunan tentu tidak dapat menggantikan kehilangan orang yang kita cintai, namun kami berharap kehadiran Jasa Raharja sebagai wujud kehadiran negara dapat memberikan dukungan dan membantu meringankan beban keluarga di tengah masa duka,” katanya.

Selain menyerahkan santunan, Jasa Raharja juga terus memantau perkembangan korban yang masih menjalani perawatan serta berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan korban lainnya.

Awaluddin menegaskan, Jasa Raharja akan terus mengawal penanganan insiden KM Virgo Transport 8 dan memastikan pelayanan kepada korban maupun ahli waris diberikan berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi.

“Jasa Raharja hadir untuk memberikan kepastian pelayanan dan santunan korban. Kami bersama seluruh pemangku kepentingan terkait saat ini memastikan prioritas kami adalah proses evakuasi dan pencarian korban yang sedang berjalan,” tuturnya.

Editor : Agus Setiawan

Facebook Comments Box

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *