Kepala BMBPSDM Kemenag RI Buka Pelatihan Laboran PAI dan Manajemen Perpustakaan di Sultra, Tekankan Penguatan 5K Guru PAI

Redaksi
11 Feb 2026 06:47
National 0 25
2 menit membaca

KENDARI – Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, membuka secara resmi Pelatihan Laboratorium PAI Angkatan VIII, IX dan Teknis Manajemen Perpustakaan Angkatan I dan II untuk guru SD, SMP, SMA/SMK se-Sulawesi Tenggara (Sultra) di Aula BPMP Sultra, Selasa (10/02/2026).

Kegiatan yang dilakukan kerja sama dengan DPW AGPAII Provinsi Sultra dan BDK Makassar dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Sultra H. Mansur, Kadis Dikbud Sultra, Kepala Kantor Kemenag Kota Kendari, Kepala BDK Makassar, Ketua AGPAII Sultra, para widyaiswara, serta guru PAI se-Sultra.

Dalam sambutannya, Ali Ramdhani menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas guru sebagai fondasi utama dalam menghadapi tantangan pendidikan agama Islam.

Ia menguraikan konsep 5K yang menjadi fokus pengembangan guru PAI, yaitu Kualifikasi, Kompetensi, Karakter, Karier, dan Kesejahteraan, yang diintegrasikan melalui pendekatan Kolaborasi.

Ia menyebutkan tantangan yang dihadapi, seperti guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik standar serta kekurangan kompetensi pedagogik, literasi Al-Qur’an, dan digital.

“Orang yang terpelajar hanyalah pemilik masa lalu, sedangkan orang yang terus belajar adalah pemilik masa depan,” ujarnya sambil mengajak peserta meluruskan niat.

Selain itu, Ali Ramdhani menekankan pentingnya karakter guru PAI sebagai teladan masyarakat, serta dorongan untuk mengembangkan karya ilmiah sebagai syarat kenaikan pangkat yang berdampak pada kesejahteraan.

Sementara itu, Kakanwil H. Mansur menyampaikan bahwa Kemenag Provinsi Sultra fokus pada peningkatan kualitas pendidikan melalui sistem pembelajaran berbasis praktik, dengan tiga komponen utama: sistem yang kuat, laboratorium yang hidup, dan perpustakaan yang optimal.

Ia menjelaskan bahwa perpustakaan harus bertransformasi dari gudang buku menjadi pusat produksi ilmu pengetahuan melalui pengelolaan digital dan penguatan budaya literasi.

Disebutkan bahwa sepanjang tahun ini, Sultra telah melaksanakan pelatihan serupa bagi sekitar 700 guru, jumlah terbanyak secara nasional.

Pelatihan yang berlangsung 10-15 Februari 2026 ini memiliki total 56 Jam Pelajaran (JPL) dan diharapkan dapat menghasilkan guru PAI profesional yang adaptif dan mampu membentuk generasi cerdas berakhlak mulia.

Editor : Agus Setiawan

Facebook Comments Box

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *