Mengawal Transisi, Menjaga Nadi: Strategi TICC PT Surveyor Indonesia Sokong Ketahanan Energi Nasional

Redaksi
13 Jul 2026 15:38
National 0 39
2 menit membaca

KENDARISATU.ID – Di tengah ambisi besar Indonesia mengejar target transisi energi dan net zero emission, ketahanan energi nasional kini tidak lagi sekadar berbicara tentang kecukupan pasokan.

Lebih dari itu, variabel penentu keberhasilannya kini bergeser pada aspek keselamatan, kualitas, dan keandalan sistem yang menopang seluruh rantai pasok dari hulu hingga hilir.

Merespons dinamika tersebut, PT Surveyor Indonesia memperkuat posisinya sebagai benteng penjamin mutu melalui layanan Testing, Inspection, Certification, and Consulting (TICC).

Langkah strategis ini menjadi krusial di kala industri energi nasional mulai bertransformasi mengadopsi energi baru terbarukan (EBT).

Sektor energi modern memiliki kompleksitas tinggi yang menuntut nihil toleransi terhadap kesalahan teknis.

Layanan TICC yang dihadirkan mencakup pengujian kualitas bahan bakar, verifikasi kuantitas komoditas, hingga inspeksi menyeluruh terhadap aset pembangkit demi meminimalkan risiko operasional.

Vice President Divisi Bisnis Strategis Oil, Gas, and Renewable Energy PT Surveyor Indonesia, Mahfud Arifin, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap standar internasional adalah harga mati dalam menjaga ekosistem energi.

“Ketahanan energi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan pasokan, tetapi juga oleh keandalan sistem yang mendukungnya. Di sinilah assurance berperan untuk memastikan kualitas, keselamatan, dan kepatuhan dapat terjaga secara konsisten,” ujar Mahfud.

Salah satu titik krusial dalam rantai pasok energi adalah memastikan performa infrastruktur mekanis tetap prima. Di sinilah peran laboratorium pengujian pelumas dan bahan bakar menjadi garda terdepan.

Kepala LSPro dan Laboratorium Pelumas dan Bahan Bakar PT Surveyor Indonesia, Salma Ilmiati, menganalogikan pelumas sebagai indikator utama kesehatan sebuah sistem industri.

“Pelumas dapat dianalogikan sebagai darah bagi mesin industri. Melalui analisis laboratorium, kami dapat mengidentifikasi indikasi awal keausan komponen, kontaminasi, maupun perubahan kondisi operasi sehingga perusahaan dapat mengambil langkah preventif secara lebih cepat,” jelas Salma.

Pendekatan predictive maintenance (perawatan prediktif) ini memungkinkan pelaku industri mendeteksi anomali sejak dini, mencegah terjadinya shudown massal yang berpotensi merugikan negara miliaran rupiah akibat gangguan pasokan energi.

Tantangan ke depan dipastikan kian menantang seiring masifnya program biodiesel, ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle), hingga perdagangan karbon (carbon trading). Kebutuhan akan layanan assurance yang independen diproyeksikan melonjak tajam.

Bukan lagi sekadar urusan teknis mesin, layanan assurance kini bertransformasi menjadi pilar penting dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Hal ini sekaligus menjadi instrumen untuk mendongkrak kepercayaan investor global terhadap komitmen hijau Indonesia.

Sebagai bagian dari Holding BUMN Jasa Survei (IDSurvey), PT Surveyor Indonesia berkomitmen memadukan pemanfaatan teknologi digital dan analisis data mutakhir.

Langkah adaptif ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem energi nasional yang tidak hanya andal dan aman, tetapi juga efisien dan berkelanjutan demi generasi masa depan.*

Facebook Comments Box

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *